Instylekorea.com — Tim kuasa hukum penyanyi dan aktor Lee Seung-gi menilai kasus gagalnya pengembalian deposit jeonse (sewa jangka panjang) senilai 10,5 miliar won atau sekitar Rp 127 miliar sebagai tindakan pidana. Pihak yang dilaporkan adalah Cha Ga-won, ketua Piac Group.
Melalui pernyataan yang dikeluarkan pada Kamis (21/3/2024), firma hukum Hyeonmyeong selaku perwakilan Lee Seung-gi menyatakan, “Kami menganggap ketidakmampuan mengembalikan deposit jeonse ini bukan sekadar pelanggaran kewajiban perdata, melainkan masuk dalam ranah tindak pidana.”
Tim hukum Lee Seung-gi menduga adanya skema penipuan yang dirancang secara strategis. “Ada dugaan skema penipuan canggih yang secara strategis diterapkan, yakni menginduksi seorang selebriti terkenal untuk mengambil pinjaman besar, membuat kontrak jeonse bernilai tinggi, lalu menyalahgunakan deposit tersebut,” ujar tim hukum.
Lebih lanjut, tim hukum menambahkan bahwa penilaian properti awalnya dilakukan atas nama “jaminan Lee Tae-min” sebelum akhirnya diubah menjadi “jaminan Lee Seung-gi”. Kontrak jeonse tersebut diduga telah disiapkan dengan pengetahuan sebelumnya bahwa akan ada eksekusi pinjaman sekitar 7,3 miliar won, dan kontrak disusun sesuai dengan itu.
Tim hukum Lee Seung-gi juga mengungkapkan bahwa Cha Ga-won dan pasangannya memindahkan kepemilikan real estat dari perusahaan perwalian segera setelah menerima deposit jeonse. Mereka meyakini Cha Ga-won telah merencanakan skema penipuan dengan sengaja, di mana hasil pinjaman digunakan untuk keperluan pribadi tanpa niat mengembalikannya saat kontrak jeonse berakhir.
Beberapa hari sebelum tenggat waktu, pihak Lee Seung-gi telah diberitahu bahwa “tidak akan ada masalah dengan pengembalian deposit jeonse.” Namun, pada hari yang sama saat kontrak berakhir, pasangan Cha Ga-won justru menyatakan bahwa “pengembalian deposit jeonse tidak mungkin dilakukan karena tidak adanya Cha Ga-won, pihak yang berkontrak,” yang dinilai sebagai upaya penghindaran tanggung jawab.
Tim hukum Lee Seung-gi menegaskan akan berupaya keras untuk memastikan hukuman yang berat bagi pihak Cha Ga-won, sembari tetap mendukung aktivitas hiburan sang artis.
Lee Seung-gi menandatangani kontrak jeonse pada tahun 2024 untuk sebuah vila mewah di Hannam-dong, Yongsan-gu, Seoul. Properti tersebut dimiliki oleh Cha Ga-won dan pasangannya, dengan nilai deposit 10,5 miliar won, salah satu transaksi jeonse tertinggi di pasar saat itu. Dari jumlah tersebut, 7,3 miliar won dibiayai melalui pinjaman bank. Lee Seung-gi dan Baekhyun, anggota grup K-pop EXO, masing-masing menempati properti tersebut di bawah kontrak jeonse terpisah.
Cha Ga-won sendiri sebelumnya telah ditahan pada Senin (18/3/2024) atas tuduhan proposal proyek kekayaan intelektual yang melibatkan artis agensinya kepada Nomuss Co., penandatanganan kontrak, penerimaan pembayaran di muka sebesar 24,2 miliar won, dan kemudian gagal melaksanakan proyek tersebut.
Ikuti Instylekorea.com