— Presenter ternama Korea Selatan, Jeon Hyun-moo, baru-baru ini membuka diri mengenai pengalaman traumatis dalam hubungan asmaranya. Ia mengaku pernah memiliki pasangan yang menunjukkan perilaku obsesif dan kontrol berlebihan, hingga membuatnya terpaksa memutus hubungan dengan teman-temannya sendiri.

Pengakuan mengejutkan ini disampaikan Jeon Hyun-moo dalam episode kelima program MBN dan SBS Plus bertajuk “Naega Mannan Saikopaesu”. Acara yang tayang pada Minggu tersebut membahas perilaku psikopat dengan fokus pada bagaimana para psikopat menggunakan kedok cinta untuk memanipulasi pasangan secara psikologis. Episode ini mengangkat tema “Discovery of Romance”.

Pengalaman pribadi Jeon ini sontak menarik perhatian publik, terutama mengingat riwayatnya yang pernah menjalin beberapa hubungan asmara yang cukup disorot media.

Setelah seorang pakar menjelaskan bagaimana seorang psikopat menyamarkan tindakan kontrol sebagai bentuk kasih sayang, Jeon Hyun-moo dengan tegas menyatakan, “Orang itu adalah saya.” Ia kemudian merinci bagaimana ia dipaksa untuk terus melakukan panggilan video kapan pun dan di mana pun ia berada. Tidak hanya itu, ia juga diminta untuk memperkenalkan teman-temannya satu per satu untuk diverifikasi, sebuah situasi yang pada akhirnya membuatnya kehilangan banyak persahabatan.

“Setelah kami putus, hal yang paling sering saya dengar adalah, ‘Hyun-moo, selamat datang kembali,'” ungkap Jeon menirukan ucapan teman-temannya.

Saat mendengarkan kesaksian para korban yang pernah memiliki pasangan dengan kecenderungan psikopat, Jeon terlihat sangat emosional. Ia menegaskan, “Berbicara sebagai seseorang yang pernah mengalaminya – itu bukanlah cinta.”

Episode tersebut juga menghadirkan psikolog kriminal dan analis pernyataan, Kim Mi-young. Kim, yang pernah menyelidiki langsung kasus pembunuh berantai seperti Kang Ho-soon, Oh Won-chun, dan Kim Gil-tae, memaparkan psikologi di balik perilaku psikopat dan taktik gaslighting. Menariknya, Kim Mi-young secara khusus menunjuk Jeon Hyun-moo sebagai anggota *cast* yang paling mungkin memiliki ciri-ciri seorang penipu ulung.