Instylekorea.com — Agensi yang menaungi aktris Ha-young, Bisters Entertainment, pada Selasa (waktu setempat) secara resmi meminta maaf dan mengklarifikasi kebenaran terkait dugaan keterlibatan kakek buyut sang aktris, An Sang-ho, dengan organisasi pro-Jepang. Keputusan ini diambil sehari setelah agensi sempat membantah tudingan tersebut sebagai tidak berdasar.
Dalam pernyataan resminya, Bisters Entertainment mengonfirmasi adanya catatan yang menunjukkan nama An Sang-ho tercatat sebagai anggota dewan Daejong Chinmok-hoe pada tahun 1916. “Kami dengan tulus meminta maaf atas kebingungan yang disebabkan oleh respons terburu-buru kami yang menyatakan ‘tidak berdasar’ tanpa verifikasi yang memadai,” ujar pihak agensi.
Daejong Chinmok-hoe sendiri merupakan organisasi pro-Jepang yang didirikan pada November 1916, di awal periode penjajahan Jepang di Korea. Keberadaan catatan keanggotaan ini membalikkan pernyataan awal agensi yang bersikukuh bahwa tudingan tersebut tidak akurat.
Kontroversi ini bermula ketika Ha-young, yang nama aslinya adalah An Ha-young, menceritakan tentang latar belakang keluarganya dalam beberapa penampilan televisi. Ia menyebutkan bahwa keluarganya memiliki tradisi medis selama empat generasi. “Seingat saya, kakek buyut saya adalah salah satu orang pertama yang membuka klinik pengobatan Barat di Hanyang pada masa itu,” kata Ha-young dalam salah satu program televisi. “Setelah belajar kedokteran di Jepang, ia membuka klinik pengobatan Barat pertama di Hanyang dan merawat Kaisar Gojong.”
Pernyataan tersebut memicu perhatian pengguna internet yang mengidentifikasi sosok tersebut sebagai An Sang-ho, seorang dokter yang aktif selama periode kolonial Jepang. Hal ini kemudian menimbulkan kembali penelusuran terhadap rekam jejaknya.
Sebelumnya, pada Senin, agensi sempat mengakui bahwa kakek buyut Ha-young memang An Sang-ho, namun tetap bersikeras bahwa tudingan tersebut tidak berdasar dan mengandung ketidakakuratan. Posisi agensi berubah setelah rekam jejak keanggotaan dewan tersebut terkonfirmasi dalam verifikasi lebih lanjut.
Pihak agensi menambahkan bahwa Ha-young merasa sangat terganggu dengan kontroversi yang tidak disengaja ini. “Melalui kejadian ini, kami memahami betapa hati-hatinya fakta sejarah dan latar belakang individu harus diverifikasi sebelum disampaikan kepada publik,” imbuh mereka. “Ha-young sendiri sangat merasakan keprihatinan yang ditimbulkan oleh masalah ini, dan akan mendekati semua urusan dengan lebih hati-hati dan rendah hati di masa mendatang.”
Ha-young sendiri baru-baru ini membintangi drama romantis berjudul “Ireon Yeotgateun Sarang” yang tayang di Netflix, memerankan karakter utama Go Eun-sae.
Ikuti Instylekorea.com