— Anggota Super Junior, Kim Hee-chul, angkat bicara setelah kritikannya terhadap pemasangan bendera Taegukgi terbalik ditafsirkan sebagai pernyataan politik. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut murni soal penghormatan terhadap simbol negara, bukan terkait perbedaan politik.

“Banyak orang khawatir tentang implikasi politik dari komentar saya soal bendera, tapi di luar kiri atau kanan, bukankah itu hanya bendera negara kita?” tulis Kim melalui media sosialnya pada Sabtu.

Ia mengenang momen saat tur di luar negeri, di mana penggemar internasional sering mengibarkan bendera Taegukgi bersama bendera negara mereka. “Saat kami tur, penggemar di luar negeri mengenali Taegukgi, jadi mereka memegangnya bersama bendera negara mereka,” ujarnya. “Jika ada yang memegangnya terbalik, kami memberitahunya, saling meminta maaf, dan menertawakannya.”

Terkait pilihan politik, Kim menyatakan bahwa memilih adalah kebebasan pribadi. “Di Korea Selatan yang bebas di mana Anda bisa memilih siapa pun yang Anda inginkan dan menandai nomor berapa pun, sungguh tidak masuk akal menyebutnya sebagai pelanggaran hak pilih,” katanya. “Saya sendiri sudah berkali-kali memberikan suara, dan ada saat-saat saya memposting sesuatu tanpa berpikir panjang. Di antara penggemar saya, tentu ada yang mendukung orang yang sama dengan saya, dan secara alami juga ada yang mendukung orang lain.”

Ia menambahkan, “Saya ingin hidup menghormati semua orang dan menunjukkan bahwa itu hanya bisa melalui lagu dan tarian.”

Kim juga mengatakan bahwa isu bendera dan pertanyaan tentang kesetiaan politik harus dipisahkan. “Penggemar saya mungkin lebih suka saya tidak terlibat dalam apa pun, tetapi masalah menggantung Taegukgi terbalik — dan di atas itu, ini bahkan bukan pernyataan kiri-atau-kanan — saya rasa saya tidak pantas mendapatkan pujian atau kritik hanya karena menyebut ‘hak pilih.’ Ini adalah sesuatu yang secara alami akan dilakukan oleh setiap warga Korea Selatan,” ujarnya.

Ia menutup unggahannya dengan mengatakan, “Jika saya masih dikritik karena ini, yah… itu adalah harga dari citra yang telah saya bangun selama bertahun-tahun, jadi tidak ada yang bisa saya lakukan. Semoga akhir pekan Anda menyenangkan.”

Sebelumnya, Kim menemukan foto sebuah spanduk yang dipasang oleh pemerintah daerah menjelang Hari Kemerdekaan ke-81, di mana Taegukgi dicetak terbalik. Ia bereaksi dengan ungkapan ketidakpercayaan yang disertai kata-kata kasar dan memposting emoji Taegukgi.

Setelah beberapa pengamat mulai mengaitkan makna politik pada komentarnya, Kim maju untuk mengklarifikasi niatnya.